• pasang iklan

Gara-Gara Lidah Tak Bertulang

Sabtu, 17 Maret 2012
Entah sudah tabiat atau memang prilaku bawaan lahir lidah yang tak bertulang selalu membawa malapetaka bagi diri sendiri dan orang lain. Aku sendiri kadang bertanya pada Tuhan, mengapa engkau ciptakan lidah ini tak seperti tulang sehingga tidaklah pandai bersilat dan melukai melebihi sebilah mata pedang. Beruntunglah lidah itu digunakan untuk menyampaikan berita benar, bagaimana kalau di gunakan untuk memfitnah, bukankah itu sangat berbahaya?

Gara-gara lidah yang tak bertulang, aku harus terusir dari keluargaku sendiri, terusir ibarat aku bukan bagian dari mereka, ya aku akui ikatan kekeluargaanku tak seperti ikatan kekeluargaan antara ayah dan ibu plus anaknya, hanya keluarga dari ibu saja, dan mungkin itu yang merentang jarakku dengan mereka sehingga aku seakan tak berarti bagi mereka.

Bukan apa-apa juga sih, tapi paling tidak, apakah bijak hanya mendengar informasi satu sumber saja itu sudah cukup menuduh orang lain? hhmmm...kadang aku berkata ini tak adil bagiku, tapi biarlah semoga terusirnya aku dari mereka adalah sebuah keadilan bagi mereka, sehingga aku tidak menjadi parasit bagi mereka, dan semoga ini menjadi pelajaran buatku, bahwa aku harus mandiri tanpa ada bayang-bayang mereka lagi.

Kini, gara-gara lindah tak bertulang itu, aku tinggal disebuah rumah kontrakan, dan aku harus memulai hidupku yang baru mulai dari sini, disudut negeri tempat anak yang terusir.

0 komentar:

Posting Komentar